

Masih banyak anggapan layanan riset pasar/jasa riset pasar hanya relevan bagi perusahaan besar dengan anggaran besar. Padahal, justru bisnis kecil berada pada posisi paling rentan terhadap kesalahan asumsi pasar. Dengan sumber daya terbatas, setiap keputusan (mulai dari produk, harga, hingga cara melayani konsumen) memiliki dampak yang jauh lebih signifikan. Di titik inilah riset berperan sebagai alat bantu berpikir, bukan sekadar aktivitas formal yang mahal.
Bagi bisnis kecil, riset bukan soal kompleksitas metodologi, melainkan soal membangun kebiasaan memahami konsumen secara sadar. Tanpa pemahaman ini, pelaku usaha kerap mengandalkan intuisi dan belum tentu selaras dengan tren konsumen yang 'secara ajaib' terus berubah.
Riset Nonformal yang Bisa Dilakukan Bisnis Kecil
Kabar baiknya, riset tidak selalu harus dimulai dengan perusahaan riset pasar atau laporan tebal. Banyak bentuk riset nonformal yang bisa dilakukan mandiri oleh bisnis kecil. Misal, menanyakan langsung kepada pelanggan bagaimana mereka merasakan produk atau jasa yang digunakan. Pertanyaan sederhana seperti “bagian mana yang paling membantu?” atau “apa yang membuat Anda ragu untuk membeli lagi?” sudah merupakan bentuk awal analisis data konsumen.
Contoh lain adalah:
Dari Asumsi ke Validasi yang Lebih Formal
Seiring waktu, riset-riset nonformal ini akan membentuk asumsi-asumsi bisnis. Namun, masalahnya, asumsi tersebut sering kali berasal dari keterbatasan jumlah konsumen. Ketika bisnis mulai berkembang, asumsi ini perlu diuji ulang melalui layanan riset pasar/jasa riset pasar agar keputusan strategis tidak bertumpu pada kasus-kasus anekdotal (kasuistik).

Gambar 1. 'Plus' semoga Anda tidak keliru mengambil kesimpulan
Di tahap ini, validasi amat krusial. Jangan-jangan insight yang terasa “kuat” ternyata hanya dialami oleh sebagian kecil konsumen. Melalui pendekatan sistematis, analisis data konsumen bisa diperluas cakupannya, melibatkan lebih banyak responden lokal, dan menghasilkan laporan mendalam dan akurat serta dapat dipertanggungjawabkan sebagai dasar arah bisnis.
Proxima Research sebagai Partner, Bukan Vendor
Di sinilah peran Proxima Research, sebuah perusahaan riset pasar berbasis di Tebet, Jakarta. Proxima Research memahami bekerja dengan bisnis kecil (UMKM) bukan soal menawarkan harga murah, melainkan tentang sejauh apa layanan riset pasar/jasa riset pasar mampu menciptakan dampak yang terukur sesuai kemampuan dan kapasitas usaha.
Dengan pendekatan kontekstual dan fokus pada responden lokal, Proxima Research membantu pelaku usaha menerjemahkan tren konsumen menjadi keputusan strategis. Hasilnya bukan sekadar data, melainkan laporan mendalam, akurat, dan relevan dengan skala bisnis. Bagi bisnis kecil, riset yang tepat bukan beban biaya, tetapi investasi arah pertumbuhan.
Email: marketing@proximaresearch.co.id
Contact: +6282299988600
Editor: Hendy Adhitya